Showing posts with label Bacaan. Show all posts
Showing posts with label Bacaan. Show all posts

Wednesday, November 4, 2015

PERTAMBANGAN DI KABPATEN BERAU

Turunnya harga batu bara dan kurs rupiah yang tidak stabil mengakibatkan banyaknya pengurangan tenaga kerja di sektor pertambangan yang ada di Kalimantan timur termasuk di kabupaten Berau.Banyak perusahaan tambang batu bara yang menunggak pembayaran gaji karyawan hingga harus sampai gulung tikar.Akibatnya banyak nasib karyawan yang harus kehilangan mata pencaharian yang mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran yang cukup signifikan di kabupaten berau.Mulai dari dirumahkan hingga pemutusan kontrak secara sepihak oleh perusahaan terhadap para karyawan yang merupakan dampak dari lemahnya harga batu bara dan tingginya harga operasional.

Memang benar, tidak semua karyawan dari perusahaan tambang tersebut merupakan penduduk asli atau pribumi dari kabupaten berau.Namun dari itu, tidaklah sedikit dari mereka yang telah lama berdomisili di berau dan menetap di berau.Banyak dari mereka juga yang telah menikah dengan penduduk pribumi berau dan memiliki rumah serta segala sesuatunya di kabupaten Berau sendiri.Sehingga dari itulah peningkatan pengangguran di kabupaten berau sendiri semakin bertambah angkanya.Hal itu belum lagi di tambah dengan penduduk pribumi yang menggantungkan hidupnya dari perusahaan tambang tersebut. Semakin besarlah angka pengangguran yang ada di kabupaten berau.
Banyak dari para karyawan tersebut yang memperjuangkan nasib mereka dengan melakukan demonstrasi-demonstrasi di kantor-kantor wakil daerah hingga kepala daerah khusunya Kabupaten Berau.Dan tidak sampai di daerah Kabupaten Berau saja, bahkan ada dari perwakilan mereka memperjuangkan nasib para teman-teman karyawan sampai ke tingkat Provinsi dan Nasional.Namun dari perjuangan mereka tersebut hasilnya seperti tidak terlihat sama sekali, tetap saja gaji mereka yang tidak di bayar, dan phk masih saja terus bergulir.

Terhadap perkembangan kabupaten Berau sendiri , dampak yang ditimbulkan mengurangnya pemasukan dari pajak yang diterima oleh pihak pemkab dari perusahaan-perusahaan pertambangan batu bara yang mana dari dana dari pajak tersebutlah yang akan digunakan untuk membagun kabupaten berau ini.Belum lagi dari segi keamanan, bukan mustahil dari para karyawan demi memenuhi kebutuhan pokok mereka mengambil jalan pntas dengan melakukan tindakan kriminal seperti mencuri dan lainnya hanya untuk mengepulkan asap dapur di rumah mereka.Di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, sungguh sangat disayangkan kejadian-kejadian seperti ini, di mana banyak masyarakat yang menjadi korban akan pihak korporasi yang tidak bertanggung jawab.

Sekarang mereka hanya berharap akan pertolongan dari pihak pemerintah sebagai mediator dalam mencari titik temu guna permasalahan yang mereka alami.Baik dari pihak Pemerintah Kabupaten Berau melalui dinas ketenagakerjaan dan dari para wakil rakyat yang duduk di Gedung DPRD.

Sunday, July 12, 2015

MUDIK

Mendekati akhir dari bulan suci Ramadhan, mulailah semua media baik cetak, televisi maupun online sedang panas-panasnya bgebahas yang namanya MUDIK.Untuk di Berau sendiri, tingkat pemudik yang keluar dan kembali ke Berau sepertinya cukup berimbang.Mengapa saya katakan berimbang, dikarenakan hampir semua anak muda berau yang lulus dari bangku SMA mengambil sekolah lanjutan alias bangku kuliah di luar daerah , otomatis rata-rata dari mereka mudik kembali pulang ke Bumi Batiwakal.Sedangkan untuk pemudik yang keluar Berau, Hampir rata-rata didominasi pekerja tambang, karena hampir semua pekerja tambang berasal dari luar daerah.Nggak ketinggalan juga pak le pentol hahahahaha, kan sudah pada tau semua kalo lele pentol di dominasi orang Jawa, pasti mudik pak le pak le nya

Mudik sudah menjadi sebuah tradisi menjelang berakhirnya puasa.Semua warga masyarakat berbondong-bondong pulang kekampungnya demi berkumpul bersama orang tua dan keluarga saat Idul fitri tiba, sekaligus menghilangkan kepenatan dari hiruk pikuk pekerjaan dan pelajaran yang setipak hari di geluti.Mudik sudah merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan oleh masyarakat indonesia pada umumnya.
Untuk yang di Berau sendiri, khususnya di wilayah Tanajung Redeb sendiri...arus mudik yang terjadi lebih ke masyarakat yang berasal dari kecamatan-kecamatan di luar Tanjung Redeb kembali ke kampung masing-masing untuk bertemu orang tua dan sanak famili yang lain.namun untuk lonjakan penumpang seperti di terminal-terminal tidak nampak di wilayah Tanjung redeb , ini disebabkan warganya yang lebih memilih membawa kendaraan sendiri atau menggunakan jasa travel daripada menggunakan jasa angkutan umum.

Untuk warga Tanjung redeb sendiri yang memang telah berdomisili asli Tanjung Redeb,mereka biasanya setelah lebaran ke 2 atau pada lebaran ke-3 beramai-ramai berpergin ketempat-tempat wisata yang berada di kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Berau.Sehingga bisa di bilang pada saat itu Tanjung Redeb terasa sepi.Tujuan wisata mereka yang paling sering di tuju adalah Pulau Derawan dan Labuan cermin.Nah.Dangkita semua apa sudah mempersiapkan kemana tujuan wisatanya sendiri belum????????

Monday, July 6, 2015

BENARKAH JODOHMU HANYA 1?


Hy hy Dangkita...Kali ini saya ingin sedikit membahas artikel terkait tentang jodoh,dengan topik benarkah jodoh kita hanya 1.Awal mula saya terpikir akan topik ini karena saya teringat akan obrolan saya dengan seseorang yang lebih tua dari saya,ya yang awalnya kami hanya ngobrol ngalor ngidul di warung Kopi.Obrolan yang mengalir dari kami tanpa memikirkan apa yang akan diobrolkan.Sembari kami asik mengbrol atau bekesahan jar banjar hehehe..si pakde (sebut saja begitu) melontarkan pertanyaan kepada saya “Mas...percaya nggak kalo jodoh kita nggak Cuma 1 “..lantas saya pun menjawab”nggak pakde!!namanya jodoh ya Cuma 1 “.

Ya.ya.ya.!! sebelum membahas lebih jauh, apa sih yang dangkita pahami tentang JODOH.???ada yang berpikir..jodoh itu seseorang yang suatu saat nanti akan menikah dengan kita!! Ada yang memiliki pemahaman JODOH itu adalah seseorang yang akan menjadi pendamping dangkita hingga akhir hayat!!Ada banyak pemahaman tentang JODOH itu sendiri..mungkin tergantung masing-masing personal.

Untuk pemahaman tentang jodoh yang pertama saya sebutkan di atas, timbulah sebuah pertanyaan “ Apakah yang dinamakan Jodoh itu hanyalah sampai dengan pernikahan?” bagaimana dengan banyaknya pasangan yang bercerai setelah menikah.Jika melirik akan pemahaman Jodoh yang kedua yang ada di atas, pertanyaan yang timbul adalah “Bagaimana jika salah satu pasangan meninggal dan pasangan menikah lagi?”.Terus bagaimana dengan seseorang yang memiliki pasangan yang lebih dari 1??...Jika dangkita berpendapat bahwa Jodoh hanya satu (seperti pemahaman saya di atas bersama si Pak de) pasti dangkita bingung ngejawabnya tooo!!!!...paling tidak jika muncul pertayaan-pertanyaan semacam itu membuat dangkita sedikit mengubah persepsi dangkita.

Ada lagi pemahaman yang beredar bahwa Jodoh itu bisa habis!!!! Nah ..kaya makanan donk jadinya kalo gitu ..he.he.he! Jika Dangkita punya pemahaman yang seperti ini, otomatis dangkita mendukung bahwa Jodoh itu tidak hanya 1 Kali, namun bisa berkali-kali.Menurut saya, bagi dangkita yang memiliki pemahaman jodoh itu hanya 1 (seperti saya dulu) itu merupakan harapan atau keinginan kita, ya dapat dikatakan hampir semua orang memiliki harpan seperti itu terutama kaum hawa.

Seperti awal pembukaan pembahasan tadi, pembahasan saya tentang pemahaman lebih dalam di atas memang hampir semua merupakan ucapan si Pak de itu.Namun demikian , pola pikir si Pak de tersebut ada benarnya juga dan cukup dapat diterima oleh logika.Jadi setelah apa yang dia utarakan , pemahaman saya sedikit banyak telah berubah, saya peraya bahwa Jodoh itu tidak hanya 2 atau sekali namun dapat lebih .Akan tetapi saya tetap memberikan batasan akan pemahaman tersebut, dari semua jalan dan pola pikir si pakde yang ada di atas terdapat sebuah kunci atau inti dari itu semua yaitu kemauan dari diri sendiri atau kehendak dangkita.Karena tanpa kehendak dangkita untuk memiliki Jodoh lebih dari 1 semua nggak akan terjadi toh.

Akan tetapi buat dangkita sekalian, tentunya memiliki pandangan tersendiri akan JODOH itu.Jadi semua itu intinya tetap kembali kepada diri kita sendiri.Jika kita tidakmau namun Tuhan berkehendak itu baru yang dinamakan TAKDIR.

Friday, May 15, 2015

ASAL USUL PENDUDUK BERAU

Menurut para ahli antropologi, orang-orang yang pertama kali bermukim di Kalimantan Timur termasuk Berau (Berayu) adalah proto melayu (melayu tua) yang keturunan-keturunannya biasa disebut Suku Dayak.

Khusus di Kalimantan Timur, pendapat ini masih simpang siur.Namun yang pasti semua suku Dayak sekarang berasal dari keturunan imigran bangsa Austronesia dari cina selatan yang kini disebut Yunan.Dari tempat inilah kelompok-kelompok kecil mengembara/berpindah, tidak sekaligus, secara bergelombang melalui Indocina ke semenanjung malaysia, kemudian memasuki pulau-pulau di Indonesia erutama Sumatra dan ada juga melalui Philipina ke pulau-pulau lainnya di Indonesia.kejadian ini kira-kira di abad ke-4 SM yang dikenal dengan perpindahan penduduk melayu tua (Proto Melayu).

Kelompok-kelompok pertama yang memasuki Kalimantan ialah Negrid dan Weddit sekarang sudah tidak ada lagi.Disusul kemudian oleh kelompok-kelompok yang lebih besar Proto Melayu (melayu tua) yang keturunan-keturunannya ini sekarang dikenal dengan Suku Dayak.
Didaerah berau dikenal 5 Sub suku Dayak yaitu : Segayi, Punan, Kenyah, Labbu dan Bassap, yang hampir semuanya memilih tinggal di daerah pedalaman di hulu-hulu sungai segah dan kelay.Sebenarnya dari literaur kuno tidak diketemukan istilah dayak atau daya.Istilah ini baru timbul dan berkembang dizaman penjajahan Kolonial Belanda. Mereka menamankan dirinya dengan orang Kenyah, Segay,Punan, Labbu dan Basap.

Diantara sub suku Proto Melayu (melayu tua) yang tinggal di daerah berau, hanya sub suku dayak segayi yang dapat membentuk pemerintahan berdasarkan hukum adat yang diwarisi dari leluhur mereka sejak dulu kala.Hukum adat inilah yang mengatur ketertiban keamanan dan menyelesaikan sengketa diantara sesama mereka.Mereka memeiliki kepala pemerintahan yang disebut HAPPOCIE (Raja).Para penasehat dan tetua-tetua kampung adalah orang-orang yang mengerti dan paham akan hukum adat sebagai yang teradat pada sub suku Dayak tersebut.

Pemerintahan yang sesuai dengan hukum adat ini telah diuraikan oleh Soltan Achmad Maulana dari Gunung Tabur did alam bukunya yang berjudul ADAT ORANG DAYAK DI GUNUNG TABUR (SEGAH) yang telah diterbitkan oleh yayasan IDAYU pada tahun 1979 di Jakarta.

Yang disebut dengan orang Banua adalah orang-orang yang merupakan penduduk berau dahulu kala.Mereka berasal dari keturunan bangsa melayu yang membuat koloni atau pemukiman beberapa abad lampau.Tidak dapat dipungkiri bahwa pada zaman dahulu Berau dibawah pengaruh Kerajaan Majapahit.Demikian menurut J.S. KROM KONTLER berau dalam MEMORIE OVER GAVE EN OVERNAME S1 Juli 1990 tentang Asal-usul penduduk Berau.

Dr.Muhammad Ramli yang bertugas sebagai Dokter mencoba mengadakan penelitian` dengan metode Gubernemen di Berau.Ia sangat tertarik dengan masalah asal-usul ini.Kemudian Dr. Muhammad Ramli kembali mencoba mengadakan penelitian selanjutnya dengan menggunakan metode Bloedgroepbepaling (Ketentuan Golongan darah) dan dari hasil penelitian tersebut Dr. M. Ramli berkesimpulan bahwa orang-orang banua merupakan keturunan dari Deutro Malay (melayu muda sumatra).

Jika diperhatikan penggunaan bahasa lisan sehari-hari di masyarakat suku berau, terdapat kata-kata yang sama yang juga terdapat di suku-suku lain yang merupakan keturunan Deutro Malay (Melayu muda Sumatra) .Contoh terdekatnya adalah suku banjar dan Kutai yang juga banyak terdapat di Kalimantan timur.

Dibeberapa tempat di daerah Berau, banyak terjadi percampuran darah dari perkawinan dengan suku lainnya, namun demikian masyarakat banua masih tetap mempertahankan identitas (jati diri) terutama Raja-raja dan para bangsawan yang merupakan keturunan asli Melayu.(Sumber Buku Sejarah Raja-raja Berau karya H.AJI RAHMATSYAH)

Sunday, May 3, 2015

ALERGI


Alergi
atau atau bisa juga disebut hipersensitivitas tipe I adalah reaksi abnormal terhadap zat asing yang masuk yang menyebabkan berbagai reaksi gatal-gatal minor hingga dapat menyebabkan kematian.Alergi juga dapat diartikan sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap bahan-bahan yang tidak menyebabkan gejala-gejala pada sebagian besar tubuh atau orang normal.Reaksi tersebut misalnya dapat berupa ruam di kulit.Dan, penyebab dari alergi ini ialah produksi antibodi berjenis lgE.
Menurut sebuah sumber, alergi juga dapat didefinisikan sebagai sebuah reaksi yng dilakukan tubuh terhadap masuknya sebuah benda asing.Ketika sebuah substansi tidak dikenal masuk, maka antigen tubuh serta-merta akan meningkatkan daya imunitasnya untuk bekerja lebih giat.Dan, normalnya, sistem kekebalan tubuh akan memproteksi tubuh dari daya rusak yang dilakukan benda asing tersebut, abkteri, atau semacam racun.akan tetapi apabila tubuh melakukan reaksi berlebihan terhadap subtansi pelemahan tersebut, maka akan terjadi hipersensitivitas.
Selanjutnya, dijelaskan bahwa pencetus alergi yang disebut allergen dapat berupa debu, polen, tumbuh-tumbuhan tertentu, obat-obatan, jenis makanan spesifik, bulu serangga, virus ,bakteri dan lain sebagainya.Adapun reaksinya adalah biasanya akan timbul di satu titik, seperti kulit ,bulu mata atau mungkin juga sekujur tubuh.Selain itu, biasanya timbul satu atau beberapa gejala pengiring yang mengkuti reaksi alergi.
Untuk mengatasi alergi, berikut beberapa ramuan herbal yang saya ketahui dan mungkin dapat dangkita mencoba membuat sendiri di rumah dan cocok dengan dangkita:
ALERGI MENYERANG HIDUNG SEHINGGA MENIMBULKAN PILEK ATAU BERSIN-BERSIN
  1. Resep 1
    • Bahan-bahan
      1. 7 lembar daun sambung nyawa
      2. 30gr daun sambiloto segar
    • Cara Membuat
      1. Rebus dengan 500 cc air hingga tersisa 200cc
      2. Saring air rebusan tersebut
  • Aturan pakai
    1. Minum ramuan selagi masih hangat guna hasil yang maksimal
  1. Resep ke-2
    • Bahan
      1. Daun lidah buaya secukupnya
    • Cara membuat
      1. Kupas daun lidah buaya tersebut
      2. Masukan ke blender hingga menjadi jus
    • Aturan pemakaian
      1. Teteskan jus tersebut ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet


ALERGI MENYERANG KULIT SEHINGGA MENIMBULKAN HATAL-GATAL ATAU EKSEM
  1. Resep 1
    • Bahan-bahan
      1. Daun sambiloto segar secukupnya
      2. Kunyit segar secukupnya
      3. Belerang secukupnya
    • Cara Membuat
      1. Semua bahan dihaluskan hingga lembut
  • Aturan pakai
    1. Oleskan ramuan pada bagian kulit yang terkena alergi
  1. Resep ke-2
    • Bahan
      1. Daun Ketepeng cina segar secukupnya
    • Cara membuat
      1. haluskan daun ketepeng cina tersebut hingga lembut
      2. Masukan ke blender hingga menjadi jus
    • Aturan pemakaian
      1. oleskan ramuan pada bagian kulit yang terkena alergi
RESEP LAINNYA
  1. Resep 1
    • Bahan-bahan
      1. 6 gr Daun sirih yang bertemu uratnya
      2. 1 potong bangle
      3. 1 sendok teh minyak kayu putih
    • Cara Membuat
      1. Tumbuk daun sirih dan bangle dicampur jadi satu hingga halus
      2. Setelah bahan menjadi halus, campurlah dengan minyak kayu putih lalu aduk hingga rata
  • Aturan pakai
    1. Oleskan ramuan pada bagian kulit yang terkena alergi atau yang terkena gatal-gatal
  1. Resep ke-2
    • Bahan
      1. Jeruk Lemon secukupnya
      2. Kapas seperlunya
    • Cara membuat
      1. Peras beberapa buah lemon hingga terkumpul airnya
      2. Gunakan kapas agar air sari lemon meresap kedalam kapas
    • Aturan pemakaian
      1. oleskan kapas tersebut pada bagian kulit yang terkena alergi
      2. Cara lainnya adalah campurkan air sari lemon dengan minyak kelapa, lalu oleskan pada kulit yang alergi dan biarkan dalam semalam
  1. Resep ke-3
    • Bahan
      1. Daun nimba
      • Cara Membuat
        1. Rendam daun nimba selama enam hingga delapan jam
        2. kemudian buatlah pasta dari hasil rendaman tersebut
    • Aturan pakai
      1. oleskan pada kulit
      2. Biarkan selama 30-45 menit
      3. Bilas dengan menggunakan air dingin
    1. Resep ke-4
      • Bahan
        1. 15 gr Jahe
        2. 30 cc uka beras putih/rice vinegar
        3. gula merah secukupnya
      • Cara membuat
        1. semua bahan direbus dengan air 400cc hingga tersisa 200 cc atau setengahnnya
        2. saring air hasil rebusan bahan
      • Aturan pemakaian
        1. minum ramuan secara teratur sehari sekali